Tampilkan postingan dengan label party. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label party. Tampilkan semua postingan
Aku terpuruk. Semua menghitam, terbakar dan berubah menjadi abu. Aku tak melihat cahaya sedikit pun. Aku tersesat. Dimana aku?

Aku jatuh cinta dengan orang yang salah. He's badman. Apa boleh buat? Hubunganku sudah berjalan cukup lama. Satu tahun. Mereka menyebutnya badman, tetapi aku tetap mencintainya. Yes, i know "love's blind". Dia baik, lembut, peka, dan apa yang aku mau ada didirinya. Dulu dia pernah mengajakku ke salah satu tempat, I didnt know what the name was. Dari luar, aku sudah dapat mendengar band yang sedang memainkan musik yang bergenre rock. It seemed creepy, and the smell was like dead body or fresh meat or blood or i didnt know what exactly it was. Dia memaksaku masuk. Mungkin ini klubnya, semua orang di ruangan itu menyapanya. Tak lama, dia berjalan ke arah depan, tepat didepan panggung kecil. Dia menari, some kind of "pogo" dance. I didnt fit in that place, he knew that, but he didnt care.

Kami pergi ke sebuah cafe untuk makan siang. Saat kami melewati pintu keluar (karena kami telah makan siang) sengaja atau tidak sengaja dia menyenggol seorang pria berbadan kekar dan minuman yang dibawanya tumpah. Pria kekar itu tidak terima, dengan cepat dia menyeret "the badman" onto the wall. Dia memukuli "the badman" dengan keras. Aku tak tahu apa yang dipikirkan "the badman" tetapi dia ak melawan sedikit pun. Karena "the badman" sudah mulai melemah, pria kekar tersebut meninggalkannya. "the badman" terbaring lemah di lantai. Aku menghampirinya. Terlihat luka lebam di pipinya.

Suatu malam, dia mengajakku ke suatu tempat. I didnt know what exactly it was, some kind of party maybe. They held that on the desert. Outdoor party. Minuman, koran, jaket, dan barang-barang lainnya berhambur kesana kemari. Terlihat api menyala di tengah kerumunan. Tak lama, aku mulai dapat menyesuaikan gerakan badanku dengan musik yang diputarkan. Dia memandangiku. Tak lama, dia juga menggerakkan badannya mengikuti irama. Kami melompat-lompat dan bergandengan satu sama lain. Dia melepaskanku, dan aku tetap menggerakkan badanku sesuai dengan tempo. Saat aku membuka mata, dia tidak ada di sampingku. Aku berjalan, dan melihatnya bersama wanita lain, berciuman. Apa maksud dari semua ini? Apakah dia tidak pernah menyayangiku? Apakah dia hanya mempermainkanku?

My heart beat stopped. It was like the world kicked me out, and i didnt know where am i. Aku tersungkur, lemas. Aku melihat langkah kaki mendekatiku. Dia menghampiriku, membimbingku berdiri, dan mengantarkanku ke pelukannya.

But i thougt, it was over...

Sekarang aku terdiam sendiri. Menyesali apa yang telah terjadi. Dia tak pernah kembali. Dia telah menghipnotisku ke dunianya, and now I lose myself. I'd like to be my old self again, but Im still trying to find it...